kita kadang meremehkan hal-halyang kecil, tahukah kita betapa banyak hal-hal-yang kecil yang kalau terkeloladengan tepat akan menjadi kekuatan yang sangat-sangat besar. Coba kita lihat bangsa Jepang orangnya kecil-kecil tapi bisa menjadi bangsa yang diperhitungkan oleh Dunia. Di Al-Qur'an ada tokoh yang namanya Thalut kecil tapi mampu mengalahkan sang Rakasasa Jaalut. Tidak sedikit orang yang terjatuh karena batu kerikil yang kecil bukan karena batubesar, betul ?
"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (Q.s. al-Baqarah: 249).
Begitu juga dengan Amal kita, jangan remehkan amal kebajikan yang kecil seperti membaca Subhaanallah disetiap langkah kita, atau sedekah dengan nilai yang tak seberapa, namun jika itu kita lakukan dengan sangat-sangat sering dan dengan totalitas keikhlasan kemudian hal yang terkecil tersebut kita lakukan secara bersama-sama, maka akan berdampak sangat-sangat multi manfaat untuk banyak orang.
Dari 'Aisyah –radhiyallahu'anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallambersabda,"Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta'ala adalah amalan yangkontinu walaupun itu sedikit." 'Aisyah pun ketika melakukan suatu amalanselalu berkeinginan keras untuk merutinkannya.(HR.Muslim)
Dari 'Aisyah, Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit."( HR.Muslim )
Sahabat, Tahukah Anda dari dari yang terkecil sampai yang terbesar yang Anda amanakah kepada Rumah Yatim Indonesia, saat ini ada 20 unit kegitan yang cukup terbantu untuk keluar dari defisit Anggaran Belanjanya, mengadakan berbagai fasilitas yang sangat-sangat berarti untuk kegiatan life skill dan menyelamatkan eksistensi kegiatan Generasi Yatim dan Dhu'afa .
Sebut saja misalnya, Pondok Yatim Menulis Bogor yang terancam terusir karena Gedung tempat para anak asuh/didik beraktifitas harus dibayar lunas akhir Juni 2010, padahal kesepakatan awalnya dapat diccicil setiap bulan, Alhamdulillah karena adanya kesamaan Visi dan Misi antara RYI dengan PYM jadilah sinergi yang mampu menyelamatkan asset kegiatan kemasyarakatan tersebut.
Sahabat, Alhamdulillah saat ini telah ada 20 unit kegiatan RYI yang telah kita sinergikan Visi Misinya sebagai upaya bersama kita membangun dan melahirkan Generasi yang Shalih dan Shalihat dari kalangan Yatim dan Dhu'afa,Generasi Qur'ani Robbani yang kelak siap mengemban tugas mencerahkan ummat dan menjadi manusia-manusia solutif dimana saja mereka akan berkiprah sesuai dengan kompetensi yang telah kita berikan selama dalam proses pendidikan dan pembinaan yang saat ini telah kita lakukan secara intensif .
Selasa, 25 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar